Foto

SPPT 2023 KABUPATEN SRAGEN MULAI DIDISTRIBUSIKAN


bpkpd | 13 Januari 2023 | 15

BPKPD SRAGEN – Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) tahun 2023 Kabupaten Sragen mulai didistribusikan. Penyampaian SPPT dimulai hari ini Kamis 12 Januari 2023, di Kecamatan Gesi dan Sumberlawang. Direncanakan tanggal 26 Januari SPPT sudah terdistribusi diseluruh Kecamatan se-Kabupaten Sragen.

Setelah diterima Camat, selanjutnya SPPT akan disampaikan ke seluruh desa sesuai wilayahnya. Seperti tadi pagi, SPPT diserahkan dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Sragen kepada Camat Gesi, Kamis (12/1/2023). Selanjutnya dari Camat diserahkan ke seluruh desa se-Kecamatan Gesi.

Camat Gesi, Supriyadi berharap, Kecamatan Gesi tahun ini tetap menjadi Kecamatan yang lunas tercepat. Pada kesempatan tersebut seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Gesi juga berkomitmen untuk lunas PBB di awal tahun. Beberapa tahun ini Kecamatan Gesi selalui meraih peringkat pertama lunas PB paling awal.

Sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 8 Tahun 2017, SPPT PBB-P2 harus sudah sampai ke Wajib Pajak paling lambat 1 (satu) bulan sejak tanggal penerimaan oleh Desa. Untuk itu setelah SPPT diserahkan ke Pemerintah Desa, wajib segera disampaikan ke wajib pajak.

Pada kesempatan penyampaian SPPT tadi pagi, Camat Gesi dan seluruh Kepala Desa menandatangani Surat Komitmen untuk lunas PBB sebelum tanggal 31 Maret 2023. Penandatanganan surat disaksikan oleh Kepala BPKPD yang diwakili oleh Kabid Penagihan dan Pelaporan Pendapatan Daerah dan seluruh Bayan se-Kecamatan Gesi.

SPPT yang didistribusikan ke seluruh kecamatan jumlah totalnya sebanyak 513.135 lembar. Dengan jumlah nominal potensi sebanyak Rp. 40.516.409.859. Lebih banyak ketimbang tahuh 2022 lalu. Pasalnya ada penyesuaian NJOP 2 sampai 3 kelas.

Meski ada penyesuaian NJOP PBB, sebanyak 2 desa di Kecamatan Gesi sudah lunas desa. Yakni desa Slendro dan desa Gesi. Desa Slendro menempati urutan pertama desa yang lunas di tahun 2023 ini. Tahun 2022 lalu, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) telah tercapai sebesar Rp. 31.117.020.283 dari target pendapatan sebesar Rp. 28.000.000.000 atau sekitar  111,13%. (Hart – BPKPD)





Berita Terbaru

Top